Mengenal Material Gigi Palsu dan Jenisnya

Memasang gigi palsu memang menjadi salah satu solusi apabila anda mengalami gigi yang rusak atau lepas.


Gigi palsu ini merupakan metode yang umum dan tersedia dalam berbagai jenis. Memilih gigi palsu memang tidak mudah apalagi dengan jenis yang semakin bervariasi.


Faktor utama yang harus dipertimbangkan ketika memilih gigi palsu adalah kondisi gigi dan gusi. Kemudian pertimbangan selanjutnya adalah jenis dan material gigi palsu.


material gigi palsu

Jenis Gigi Palsu


Pernahkan anda menonton film yang menampilkan orang tua menggunakan gigi palsu berbentuk gigi secara lengkap? Itu adalah salah satu jenis gigi palsu yang digunakan bila seluruh gigi asli sudah lepas.


Gigi palsu jenis ini termasuk gigi palsu lengkap yang menggantikan seluruh fungsi gigi asli. Kemudian ada juga gigi palsu sebagian yang digunakan apabila hanya ada beberapa gig asli yang lepas atau rusak. Berikut ini jenis gigi palsu berdasarkan cara pemasangannya.

  • Lepasan – Seperti namanya, gigi palsu ini bisa dilepaskan sesuai dengan kebutuhan. Biasanya gigi palsu ini terbuat seperti cangkang yang bisa dipasang atau dilepas. Karena sifatnya yang tidak permanen, gigi palsu lepasan ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk memasang gigi palsu lepasan ini tidak perlu mencabut gigi asli namun hanya mengikir sebagian gigi di sisi kanan dan kiri agar gigi palsu bisa dipasang dengan pas.

  • Permanen – Gigi palsu permanen ini tahan lama dan sifatnya hampir mirip dengan gigi asli. Gigi palsu jenis ini dipasang dengan menancapkan akar buatan atau seperti baut pada gusi kemudian barulah dipasang mahkota atau cangkang gigi. Untuk pemasangan gigi palsu permanen, gigi asli harus dicabut total agar gigi palsu bisa dipasang. Proses pemasangan gigi palsu permanen ini juga lebih lama dibanding dengan gigi palsu lepasan.

Setiap jenis gigi palsu ini digunakan berdasarkan kondisi gigi yang berbeda-beda. Misalnya gigi palsu lengkap digunakan untuk anda yang sudah kehilangan seluruh gigi asli. Banyak orang tua diatas usia 60 tahun yang menggunakan gigi palsu lengkap karena gigi asli sudah lepas secara alami.


Sedangkan untuk gigi palsu sebagian digunakan untuk anda yang kehilangan satu atau lebih gigi asli pada satu rahang yang sama misalnya tiga gigi pada rahang atas atau bawah. Gigi palsu ini bisa dilepas dan dipasang sesuai dengan kebutuhan pengguna.


Untuk gigi palsu yang permanen atau cekat biasanya digunakan bila ada satu atau dua gigi saja yang copot.


Metode yang digunakan biasanya menggunakan jembatan gigi atau bridge dan ada juga yang menggunakan implan. Gigi palsu yang sifatnya permanen ini ditanam pada gusi sehingga tidak bisa dipasang atau dilepas tanpa bantuan dokter. Selain itu, gigi palsu cekat ini bisa digunakan dalam waktu yang lama dan lebih kuat.


Material gigi palsu


Mungkin masih banyak orang yang penasaran dengan material gigi palsu. Gigi palsu tidak dibuat dari gigi manusia atau sejenisnya namun dibuat dari bahan khusus. Berikut ini beberapa material pembuat gigi palsu.

  • Dasar gigi – Dasar gigi palsu biasanya dibuat dari bahan akrilik yang keras dengan warna yang senada dengan gusi alami. Sehingga bila digunakan gigi palsu tidak terlihat terlalu berbeda dengan gigi asli.

  • Kerangka gigi – Kerangka gigi palsu biasanya dibuat dari bahan logam seperti krom kobalt, krom nikel, stainless steel, dan juga emas. Logam ini bersifat kuat sehingga bisa tahan tekanan ketika mengunyah.

  • Gigi palsu – Material gigi palsu yang paling sering digunakan ada dua jenis yaitu porselen dan akrilik. Material untuk gigi palsu ini harus semirip mungkin dengan gigi aslinya agar tidak nampak terlalu berbeda. Porselen adalah material gigi palsu yang paling mirip dengan gigi asli dari segi tampilan dan rasa nyaman ketika digunakan. Porselen juga kuat dan lebih tahan daripada akrilik. Meskipun porselen lebih banyak digunakan untuk gigi palsu, namun bahan ini mudah retak. Bahan lain yang sering digunakan untuk gigi palsu adalah akrilik yang juga nampak natural dan menyerupai gigi asli. Material gigi ini juga tidak mudah retak seperti porselen namun lebih mudah aus dibanding dengan porselen. Akrilik ini bahan yang lebih lembut 10 kali lipat dibanding dengan gigi asli. Gigi palsu berbahan akrilik ini juga harus dibersihkan dengan rutin agar tidak mudah rusak.


Proses Pembuatan Gigi Palsu


Mengetahui material gigi palsu juga penting untuk memilih gigi palsu yang tepat. Selain itu, anda juga harus memahami tentang proses pembuatan gigi palsu. Pembuatan gigi palsu secara umum meliputi beberapa tahapan berikut ini.

  • Pengukuran – proses pertama ketika membuat gigi palsu adalah mengukur gigi palsu yang akan dibuat. Ukuran gigi palsu diambil berdasarkan bentuk gigi dan menggunakan model gigi palsu. Dokter mungkin juga akan mengambil ukuran rahang anda untuk mendapatkan ukuran dan bentuk gigi palsu yang tepat.

  • Pembuatan model – Setelah mendapatkan ukuran yang pas, kemudian dokter akan membuat model gigi palsu berdasarkan ukuran dan bentuk gigi asli anda. Model gigi palsu akan diletakkan di sebuah alat khusus yang akan membuat replika rahang. Kemudian gigi palsu akan ditanam pada lilin dan dibentuk seperti barisan gusi. Model gigi ini akan dicek beberapa kali untuk melihat apakah sudah cocok dengan bentuk rahang anda. Bila belum cocok, model gigi akan dibentuk lagi hingga pas digunakan.

  • Pembuatan gigi – Setelah model gigi mempunyai ukuran yang pas dan nyaman digunakan. Dokter kemudian akan membuat gigi palsu berdasarkan model tersebut sesuai dengan material gigi palsu dan jenis yang anda pilih. Dimulai dari pembuatan model pada lilin, pembuatan gigi palsu dengan material yang dipilih, dan gigi palsu selesai dibuat. Sisa material yang menempel pada gigi palsu akan dibersihkan sebelum gigi dipoles untuk penyelesaian.

  • Penyesuaian – Setelah gigi palsu selesai dibuat, anda akan diminta untuk memasang gigi palsu tersebut. Bila dirasa masih kurang nyaman, dokter akan melakukan beberapa penyesuaian sesuai dengan yang dibutuhkan agar gigi palsu nyaman digunakan.

Material gigi palsu tersedia dalam berbagai macam jenis seperti akrilik dan porselen untuk mahkota gigi. Untuk dasar dan kerangka gigi juga menggunakan bahan yang berbeda namun dibuat semirip mungkin dengan gigi asli.


Dengan bahan yang berbeda-beda ini, proses perawatan gigi palsu juga berbeda-beda. Gigi palsu sebaiknya tidak dibersihkan dengan pasta gigi karena sifatnya korosif dan akan mengikis permukaan gigi palsu. Sebaiknya gunakan pembersih gigi palsu khusus dan gunakan sikat gigi yang lembut agar gigi palsu tetap bersih dan terawat.


Bila tidak dibersihkan dengan teratur, gigi palsu juga bisa menjadi sumber penyakit seperti penyakit mulut karena menjadi sarang bakteri dan kuman. Selain itu, gigi palsu yang tidak dibersihkan akan terlihat buruk dan warnanya tidak sama dengan gigi asli.


8 tampilan

Postingan Terkait

Lihat Semua